Info Promo, Cash dan Kredit Daihatsu Hubungi : 085311784367 / FAX : 085311784367 daihatsupwk.com@gmail.com Daihatsu Purwakarta : SAB 08.00-17.00 WIB :
Syarat Diskon PPnBM Mobil Baru 2022 Masih Digodok

Syarat Diskon PPnBM Mobil Baru 2022 Masih Digodok

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Memperin), menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengerjakan persyaratan diskon untuk PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) mobil baru pada tahun 2022. Diskon PPnBM tahun ini untuk mobil LCGC (Low Cost Green) dan mobil harga Rp. 200-250 juta.

Menurut dia, syarat mobil untuk menikmati diskon PPnBM tidak jauh berbeda dengan pengajuan yang sama tahun lalu. Paling tidak, mobil itu harus dalam negeri dan memiliki kandungan lokal yang tinggi.

“Presiden telah menyetujui perpanjangan insentif PPnBM untuk mobil, Menko Perekonomian melaporkan. Namun, ada kandungan lokal atau persyaratan pembelian lokal yang sedang dibahas oleh tim teknis,” katanya. Pernyataan resmi Selasa (18/1).

Tahun lalu, sesuai Permenkeu No. 120 (2021), untuk kendaraan dengan mesin kurang dari 1.500 cc akan dikenakan potongan PPnBM 100% untuk kendaraan dengan persyaratan pembelian lokal 60% atau lebih, dan 50% dari PPnBM.Diskon sudah berlaku. 1.501-2.500 cc mobil, dan 25 persen. Untuk mobil penggerak 4×4 1501-2500.

Ada berbagai skema penawaran diskon PPnBM2022. Skema pertama untuk rombongan mobil seharga Rp. 200-250 juta dengan tarif PPnBM 15%. Pada kuartal I, pemerintah akan memberikan insentif 50% untuk PPnBM.

Artinya, selama periode pembelian Januari-Maret 2022, konsumen hanya membayar separuh PPnBM untuk mobil baru yang dibeli. Kemudian, pada kuartal kedua, konsumen harus membayar 15% dari total PPnBM. Ini bukan lagi tanggung jawab pemerintah.

Sedangkan mobil LCGC akan diberikan secara bertahap. Pada triwulan I, seluruh PPnBM ditanggung oleh pemerintah. Pada kuartal kedua, konsumen hanya membayar 1% dari PPnBM, dan pada kuartal ketiga, konsumen harus membayar 2% dari PPnBM. Tidak ada PPnBM yang dibayar pemerintah pada triwulan IV.

Diskon PPnBM bisa mengurangi shock mobil baru di awal 2022
Menperin menambahkan perpanjangan insentif PPnBM untuk LCGC dan kendaraan Rp. 200-250 juta dapat berdampak positif pada pertumbuhan penjualan domestik. Pasalnya, daya beli masyarakat didominasi oleh kisaran harga tersebut dan menjadi andalan industri otomotif Indonesia.

“Produk di segmen ini mencapai lebih dari 60%, sesuai dengan pangsa pasar atau daya beli masyarakat, dan rata-rata kandungan lokal yang tinggi memberi mereka peluang untuk menjadi hub ekspor di negara berkembang,” ujarnya.

Dengan begitu, insentifnya tidak sebesar tahun lalu, tapi setidaknya bisa meredam shock penjualan mobil akibat kenaikan harga. Hal ini karena pungutan PPnBM yang berlaku didasarkan pada tingkat emisi. Minimal 15% dan sebelumnya PPnBM minimal 10%.

“Segmen LCGC dan mobil di bawah Rp 250 juta sangat sensitif terhadap harga, sehingga masyarakat lebih memilih menunggu sebelum insentif PPnBM pasti diperpanjang. Hal ini memungkinkan mereka untuk membeli pesanan dalam beberapa minggu terakhir. Sudah menurun.” pungkasnya.

Yusak Billy, Director of Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM) sependapat. Dia ingin pemerintah segera mengeluarkan ketentuan diskon PPnBM untuk mendorong penjualan mobil.

“Dampaknya konsumen menunggu. Ada beberapa SPK (Pemesanan Kendaraan) yang akhirnya akan dibatalkan. Dibandingkan periode Desember, SPK baru turun, jadi turun 50%. Minta jawaban konsumen. Nanti.”

0 Komentar

Stay Connected